Menghitung Untung Rugi Pips Di Trading Forex
Pip merupakan poin terkecil untuk
menghitung perubahan harga dalam perdagangan forex. Karenanya,
akumulasi keuntungan dan kerugian selama posisi berjalan mengikuti pergerakan
harga dalam forex dihitung dalam satuan Pip. Satu poin pip nilainya bervariasi bergantung pada pasangan mata uang yang
di-tradingkan serta kurs saat itu. Jadi, satu poin pip pada EUR/USD akan
berbeda dengan nilai satu pip pada USD/JPY.
Sebelum menghitung pip, kita harus mengetahui terlebih dulu ukuran kontrak dalam trading. Trading forex tidak bisa dilakukan per satu Dolar, melainkan berdasarkan ukuran kontrak tertentu. Umumnya, ada tiga jenis kontrak:
Sebelum menghitung pip, kita harus mengetahui terlebih dulu ukuran kontrak dalam trading. Trading forex tidak bisa dilakukan per satu Dolar, melainkan berdasarkan ukuran kontrak tertentu. Umumnya, ada tiga jenis kontrak:
- Kontrak standar: 1 lot =
100,000 unit (seratus ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang
dasar Dolar AS, maka bisa disebut seratus ribu USD).
- Kontrak mini: 1 lot = 10,000
unit (sepuluh ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar
AS, maka bisa disebut sepuluh ribu USD).
- Kontrak mikro: 1 lot = 1,000
unit (seribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS,
maka bisa disebut seribu USD).
Saat membuka
akun di broker, trader akan menentukan besaran kontrak untuk perdagangannya.
Setelah itu, jika akan bertransaksi, maka menggunakan hitungan lot, apakah akan
membeli atau menjual 1 lot standar, 1 lot mini (0.1 lot standar), atau 1 lot
mikro (0.01 lot standar), atau lebih dari itu.
Contohnya, saat kita akan membuka
posisi buy di pair EUR/USD, maka kita akan membeli satu
lot base currency seharga nilai tukar yang diperlihatkan oleh
harga saat itu. Misalnya, saat ini EUR/USD menunjukkan nilai tukar (kurs/harga)
1.05000, itu artinya setiap 1.05 Dollar AS dapat ditukarkan dengan 1 Euro.
Dalam praktiknya, jika Anda membeli satu lot standar EUR/USD, maka itu
sesungguhnya bernilai 100,000 base currency, dikalikan dengan kurs tersebut.
Demikian pula bila 2 lot mikro, maka itu berarti 2,000 dikalikan kurs
tersebut..
Akan tetapi, meski modalnya dalam uang asing, pergerakan harga setiap pasangan mata uang dihitung dalam satuan Pips. Kalau begitu, lalu bagaimana menghitung profit forex? Berikut caranya.
Akan tetapi, meski modalnya dalam uang asing, pergerakan harga setiap pasangan mata uang dihitung dalam satuan Pips. Kalau begitu, lalu bagaimana menghitung profit forex? Berikut caranya.
Menghitung
Profit Forex Untuk Pair Mayor
Pair Mayor adalah sebutan untuk
pasangan mata uang dengan likuiditas dan volume trading tertinggi dalam forex.
Pair Mayor selalu menyertakan Dollar AS sebagai base currency atau quote
currency-nya. Berikut beberapa contoh menghitung profit forex dalam Pair
Major:
a. Direct
Pair
Direct Pair adalah pair mayor dengan
USD sebagai quote currency-nya, seperti GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dan NZD/USD.
Begini cara menghitung profit forex dalam pip-nya:
Pip=lot size *tick size
Berikutnya, untuk menghitung untung
dan ruginya kita perlu mengetahui selisih nilai tukar saat posisi dibukan lalu
ditutup.
Untung atau rugi=
Selisih nilai tukar*pip
Keterangan:
Lot size: banyaknya unit base currency
Tick size: posisi pip dalam deretan angka di
belakang desimal
Contoh menghitung profit forex dalam
Direct Pair:
Saat ini pair EUR/USD menunjukkan
nilai tukar senilai 1.08250, maka 1 pipnya di lot trading standard bernilai:
Pip: 100,000 (lot standard) * 0,00010 = 10, jadi setiap 1 pip pada EUR/USD dengan 1 lot standard bernilai USD 10
Pip: 100,000 (lot standard) * 0,00010 = 10, jadi setiap 1 pip pada EUR/USD dengan 1 lot standard bernilai USD 10
Pip: 10,000 (lot mini) * 0,0001 = 1,
setiap 1 pip pada EURUSD dengan 1 lot mini bernilai 1 Dollar AS.
Karena setiap pair direct quote
currency-nya selalu USD, maka nilai pip tersebut akan selalu sama pada semua
pair dengan Dollar AS di posisi belakang. Simple, kan.
Berikutnya, diketahui posisi sell
dibuka pada harga 1.08250 lalu ditutup pada 1.08100 dengan lot trading
standard. Selisih harga pada posisi tersebut adalah 15 pip. Karena harga
benar-benar turun, maka posisi sell tadi adalah mendapat profit, jadi
perhitungan profit-nya adalah: selisih pip * nilai per pip = 15 pip * USD 10 =
USD 150
b. Indirect
Pair
Indirect pair adalah pair dengan USD
sebagai base currency, seperti USD/JPY, USD/CHF, dan USD/CAD. Cara
menghitung profit forex dalam pip-nya adalah:

Keterangan:
Current rate: nilai tukar saat ini
Contoh #1:
Saat ini pair USD/JPY menunjukkan nilai tukar senilai 111.500, maka 1 pipnya di lot standard bernilai:
pip = 100,000 * 0.01 / 111.50
pip = USD 8.97 atau sekitar USD 9
Saat ini pair USD/JPY menunjukkan nilai tukar senilai 111.500, maka 1 pipnya di lot standard bernilai:
pip = 100,000 * 0.01 / 111.50
pip = USD 8.97 atau sekitar USD 9
Berikutnya, diketahui sebuah posisi
buy dibuka pada harga 111.500 lalu ditutup pada 112.500 di lot standard. Karena
harga naik, maka posisi buy tersebut untung.
Perhitungan untung= selisih nilai tukar * pip
Untung= 100 * 8.97 = USD 897
Perhitungan untung= selisih nilai tukar * pip
Untung= 100 * 8.97 = USD 897
Contoh #2:
Saat ini pair USD/CAD menunjukkan nilai tukar senilai 0.75500, maka 1 pipnya di lot standard bernilai:
pip = 100,000 * 0,0001 / 0.75500
pip = USD 7.55
Saat ini pair USD/CAD menunjukkan nilai tukar senilai 0.75500, maka 1 pipnya di lot standard bernilai:
pip = 100,000 * 0,0001 / 0.75500
pip = USD 7.55
Diketahui posisi sell dibuka pada
harga 0.75500 lalu ditutup pada 0.75450 di lot standard. Karena harga turun,
maka posisi tersebut untung.
Untung = 5 * 7.55 = USD 38
Untung = 5 * 7.55 = USD 38
Menghitung
Profit Forex Dalam Pip Untuk Pair Cross
Pair Cross adalah pasangan-pasangan
mata uang yang tidak menyandingkan Dollar AS sebagai base ataupun quote
currency-nya. Pergerakan Pair Cross pada situasi tertentu bisa sangat
tinggi, bahkan lebih drastis daripada Pair Mayor.
Contoh:
Contoh:
Saat ini EUR/GBP di-tradingkan pada
harga 0.85500, sedangkan EUR/USD diperdagangkan pada harga 1.07500. Maka nilai
per pipnya di trading lot standard adalah:
Pip = 100,000 * 0.0001 (1.07500 / 0.85500)
Pip = 10 (1.257) = USD 12.57
Pip = 100,000 * 0.0001 (1.07500 / 0.85500)
Pip = 10 (1.257) = USD 12.57
Diketahui sebuah posisi buy dibuka
pada EUR/GBP 0.85500 lalu ditutup pada 0.85570 di lot standard. Karena harga
naik, maka posisi tersebut untung. Selisihnya adalah 7 pip, maka untungnya
adalah 7 * 12.57= USD 87.99
Keterangan tambahan:
Untuk pair Cross dengan Quote
Currency JPY (posisi JPY di belakang seperti GBP/JPY, NZD/JPY, dsb.)
perhitungan keuntungan dan kerugian dalam pip mengikuti USD/JPY. Jadi jika saat
ini USD/JPY 1 pip bernilai USD 9.1 maka semua pair cross dengan Quote Currency
JPY mengikuti nilai pip tersebut.
Malas
Hitung, Repot? Tenang, Banyak Alternatif
Perhitungan di atas memang
membutuhkan kalkulasi yang cukup memakan waktu. Belum lagi fakta bahwa harga
terus berubah di pasar Forex. Oleh karena itu jika Anda ingin mengurangi
tingkat stress Anda, gunakanlah Kalkulator Pip. Dijamin sederhana, cepat dan tidak pakai pusing-pusing.
Selain itu, perangkat trading yang
disediakan broker forex biasanya sudah mampu menghitung konversi Pips ke
Dolar secara otomatis. Anda cukup trading, nantinya profit pips yang diperoleh
akan tampil juga dalam bentuk Dolar. Hal ini bisa Anda saksikan sendiri
jika membuka akun Demo, yaitu rekening di broker forex yang bisa digunakan
untuk melihat kondisi pasar dan berlatih trading tanpa modal dan tanpa resiko
Margin dan
Leverage
Dari paparan
ini, boleh jadi Anda merasa ketar-ketir. Kalau sekali beli minimal harus 1 lot,
berarti harus punya ribuan Dolar AS dulu? Tidak juga.
Broker forex memberikan fasilitas yang dinamakan leverage. Leverage merupakan skema pinjaman proporsional dengan jaminan, sehingga bisa memperbesar daya beli dana yang dimiliki trader. Contohnya suatu broker menawarkan leverage 1:100, berarti trader dengan modal 10 USD bisa memiliki daya beli sebesar 1000 USD (dari 10x100). Dalam hal ini, 10 USD menjadi dana jaminan (Margin) yang perlu diserahkan trader kepada broker. Ini merupakan salah satu kelebihan trading forex yang memudahkan kita semua untuk bertransaksi di pasar forex.
Walaupun nantinya profit juga akan disesuaikan secara proporsional dengan leverage yang dipakai trader, tetapi jelas modal yang dibutuhkan trader untuk mulai mendapatkan uang dari trading forex sangat rendah.
Broker forex memberikan fasilitas yang dinamakan leverage. Leverage merupakan skema pinjaman proporsional dengan jaminan, sehingga bisa memperbesar daya beli dana yang dimiliki trader. Contohnya suatu broker menawarkan leverage 1:100, berarti trader dengan modal 10 USD bisa memiliki daya beli sebesar 1000 USD (dari 10x100). Dalam hal ini, 10 USD menjadi dana jaminan (Margin) yang perlu diserahkan trader kepada broker. Ini merupakan salah satu kelebihan trading forex yang memudahkan kita semua untuk bertransaksi di pasar forex.
Walaupun nantinya profit juga akan disesuaikan secara proporsional dengan leverage yang dipakai trader, tetapi jelas modal yang dibutuhkan trader untuk mulai mendapatkan uang dari trading forex sangat rendah.
Comments
Post a Comment